BERBAGI CERITA : APA SIH ARTI NOMOR HP CANTIK PILIHAN KAMU?


Siapa sih yang gak mau sama si cantik? Terutama bagi pria normal ya, hehe… Tapi kali ini bukan pengen cerita tentang gender seperti yang lagi booming di berita saat ini.

Beberapa orang bilang, cantik adalah relatif. Opini tersebut cukup benar dalam kondisi tertentu. Pandangan seseorang terhadap suatu objek akan terlihat berbeda manakala dihadapkan pada sudut yang berbeda. Ada yang melihat secara fisik, ada yang melihat secara maknawi, ada juga yang melihat keduanya. Kalau kamu sendiri, tipe yang mana nih?
Ngomongin soal kecantikan, gak melulu berbicara tentang seorang wanita. Walaupun saat ini, penulis juga sebenarnya sedang mendambakan seorang wanita untuk dijadikan istri. Wanita yang cantik, solehah, taat beragama, sayang suami, sayang anak, dan sayang keluarga, loh kok malah jadi curhat, haha…

Selain wanita, nomor hp pun ada yang cantik juga lho. Sampai pernah dengar istilah, nomor hp-mu adalah identitas-mu. Gak semua orang bisa memiliki nomor hp cantik. Karena harganya yang relatif mahal. Nah kan balik lagi ke poin kerelatifan. Jadi, mahal atau murah, tergantung pribadi masing2. Nomor yang harganya selangit, kalau udah sir sir bang go sir si abang udah sir dan tentunya punya fulus juga yah, pasti dibayarin dah.

Selain itu, kelebihan lain punya nomor cantik, adalah ketika kamu punya pacar baru eh kenalan baru atau misalnya nomormu belum tersimpan di hp temanmu. Waktu ditanya, “Coy, sini minta nomor hp lu” | “Nih catet ya, kosong bla bla bla, bla bla bla” | “Weh, nomor hp lu bagus bener coy, sekali baca langsung hapal” | Nah saat itulah kamu bisa merasa bangga, tapi dikit aja jangan banyak2 ntar bisa jadi ujub atau sombong, kan gak boleh sama agama.

Seperti yang telah dipaparkan diatas, cantik itu relatif. Menurut kita cantik, belum tentu cantik menurut orang lain. Disini saya mau cerita dikit tentang 2 nomor yang saya pilih yang menurut saya cantik berdasarkan penglihatan secara fisik dan maknawi. Ojo diguyu nggih, nek rodo alay lebay, ngko aku ndak isin. Baiklah, langsung aja.

Yang pertama, nomor Indosat dengan ujung seri xxxx-2772-555. Nomor ini langsung beli di outlet daerah Jogja pas masih dijogja buat menyelesaikan kuliah (walaupun akhirnya gak mampu juga nyelesai’in kuliah alias kena DO). Nama outletnya adalah “Gudang Nomor Cantik” yang waktu itu masih beralamatkan di Jl. Affandi atau Jl. Gejayan. Sedangkan alamat websitenya bisa dikunjungi di sini http://gudangnomorcantik.com. Saya beli waktu itu dibandrol dengan harga Rp. 150.000,- Ini nomor hp cantik pertama yang saya beli. Awalnya cuma pengen punya nomor indosat rapi yang 11 digit. Setelah ngubek2 website, nemulah nomor tersebut dari sekian banyak indosat 11 digit. Kenapa saya pilih nomor ini? Ini jabarannya :

  • Angka “2772555”
    Terdiri dari 3 varian angka dan semua angka tersebut merupakan bilangan prima.
  • Angka “2772555
    Jumlah angka dua ada 2, jumlah angka tujuh ada 2, serta jumlah angka lima ada 3. Dan lagi lagi, angka 2, 2, dan 3 adalah bilangan prima.
  • Angka “2772”
    Satu kelompok angka tersebut, jika dibelah menjadi 2 akan membentuk semacam cermin {27 | 72}.  Mengartikan bahwa, dalam hidup ini, saya harus ‘bercermin’ dengan kata lain harus mampu mengintrospeksi diri. Lebih baik selalu berusaha memperbaiki diri dari pada hanya mencari kekurangan atau kesalahan orang lain. Naudzubillah.
  • Angka “555”
    Dalam agama saya, agama islam, ada beberapa yang identik dengan angka 5. Diantaranya, Rukun Islam ada 5, shalat wajib ada 5, dan perihal 5 perkara sebelum 5 perkara.

Yang kedua, nomor Telkomsel dengan ujung seri xxxx-1709-8888. Jujur saja, saya pilih nomor ini karena terinspirasi oleh seorang wanita. Seorang wanita yang pernah mengisi kehampaan diri, yang kini sudah tidak lagi disisi karena faktor ketidaksetujuan orangtua. Saat ini ia sudah bersama orang lain. Hanya bisa berterimakasih karena telah mengisi hari hari selama ini. Semoga mendapatkan yang lebih baik dan semoga selalu berbahagia. Berikut alasan mengapa saya pilih nomor ini.

  • Kualitas Jaringan
    Kebetulan saya tinggal di salah satu kecamatan daerah Pesawaran. Yang mana untuk masalah sinyal, jaringan atau bahkan layanan di wilayah ini belum stabil. Misalkan pakai kartu Indosat, untuk masalah sinyal dan jaringan internet sih sudah oke, namun untuk layanan pesan singkat (SMS), cukup bikin ngeselin. Ngirim sms pagi, kadang baru nyampe-nya sore atau malem. Kan parah abis. Apalagi masalah ini sudah terjadi bertahun-tahun silam. Misalkan lagi, pakai kartu tri, untuk masalah sinyal dan jaringan internet sudah oke. Yang jadi permasalahan adalah ketika terjadi pemadaman listrik, sinyal jadi tewas alias blank alias lenyap. Nah, kalau pakai kartu Telkomsel, sinyal dan jaringan sudah lebih baik walaupun sedang terjadi pemadaman listrik. Cuma satu kekurangan, mahalnya untuk tarif sms apalagi telpon. Tapi ya sudahlah, mungkin benar kata pepatah, ada harga ada kualitas.
  • Angka “1709”
    Ini yang sudah saya ceritakan sebelumnya tentang wanita yang pernah mengisi kehidupan saya. Angka tersebut merupakan angka tanggal lahirnya. Sudah sejak lama ingin punya nomor seperti ini. Karena waktu itu belum menemukan yang pas. Cari dan terus cari, melalui google, penjual nocan, sampai ubek-ubek grup nocan difacebook, akhirnya bulan Agustus 2015 kemarin ketemu penjual nocan difacebook, namanya Mayang Perdana. Dari beliau lah saya order dan setelah transfer, keesokan harinya langsung dikirim.
  • Angka “17” & “09”
    Angka 17, lagi lagi masih berhubungan dengan agama islam. Berapakah jumlah rakaat shalat wajib 5 waktu? Ya betul, ada 17 raka’at. Sedangkan angka “09” terdiri dari angka “0” & “9”. Mengingatkan saya akan alur kehidupan seorang manusia, yang dimulai dari nol, bayi lahir dalam keadaan tidak berbaju dan tidak memiliki apa apa didunia ini. Kemudian tumbuh menjadi semakin dewasa, dewasa, dan dewasa hingga mencapai titik tertinggi alias menjadi tua renta yang semakin dekat dengan kematian.
  • Angka “8888”
    Ada dua angka yang unik diantara deretan angka lainnya. Dua angka tersebut yaitu angka 0 dan angka 8. Uniknya apa ya? Uniknya adalah, tidak adanya garis yang terputus dipenulisannya atau dengan kata lain bersifat kontinuitas. Begitu juga dalam beribadah ataupun berbuat baik, harus selalu berusaha kontinue dan konsisten. Terlebih lagi juga harus bisa selalu kontinue dalam hal belajar dan memperbaiki diri. Semoga selalu dimudahkan dalam melaksanakannya. Karena pada kenyataannya, teori itu lebih mudah dari pada praktek. Hehe…

That’s all guy’s.
Kurang lebih seperti itu alasan dibalik pemilihan nomor hp cantik yang saya miliki. Terimakasih telah berkenan membaca artikel ini.

Salam JFS…!

Advertisements
Explore posts in the same categories: Pengalaman Pribadi

Tags: , , , , , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s


%d bloggers like this: